Sehari sebelum demo akbar, Polda Metro gelar zikir bersama

0
455

JAKARTA, Indonesia – Sehari sebelum aksi unjuk rasa besar-besaran menentang Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama, Polda Metro Jaya menggelar zikir dan doa bersama di Masjid Al Kautsar Polda Metro.

“Kita berdoa bersama agar demo berjalan tanpa ada gangguan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono di Jakarta Kamis, 3 November 2016.

Aksi unjuk rasa besar-besaran akan dilakukan sejumlah ormas Islam pada Jumat, 4 November 2016. Mereka menuntut agar kasus dugaan penistaan terhadap ayat suci yang diduga dilakukan Ahok diusut tuntas secara hukum.

Rencananya aksi unjuk rasa ini akan diikuti 100 ribu orang dari berbagai organisasi Islam. Jika jumlah ini benar, maka aksi ini akan 20 kali lipat lebih besar dari aksi unjuk rasa yang digelar pada 14 Oktober lalu.

Untuk itu, Polri telah menyiapkan beragam cara untuk memastikan aksi unjuk rasa berjalan damai dan tertib. Selain menyiagakan 18 ribu personel, Polri juga menyiapkan 300 Polwan berjilbab di lini terdepan.

Para Polwan berjilbab ini bertugas sebagai negosiator dengan pendemo. Keberadaan Polwan berjilbab diharapkan bisa menurunkan tensi sehingga situasi di lapangan tetap kondusif.

Selain itu Polri juga menerjunkan satuan Brimob bersorban dari Polda Jabar untuk membacakan shalawat selama aksi unjuk rasa berlangsung. Diharapkan lantunan shalawat dari pasukan Brimbob ini bisa menurunkan ketegangan.

Dan hari ini, sehari sebelum aksi unjuk rasa digelar, Polda Metro Jaya mengundang Arifin Ilham untuk memimpin zikir dan doa bersama di Masjid Al Kautsar Polda Metro.

Acara ini diikuti tak kurang dari 1000 personel dari Polri, TNI, dan Bhayangkari. Anak-anak yatim juga turut diundang. Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan dan Wakapolda Metro Jaya Brigadir Jenderal Polisi Suntana turut hadir dalam acara ini

LEAVE A REPLY