meningkatkan-kecepatan-website

Cara Membuat Loading Website atau Blog Menjadi Cepat

Digital marketing agency – Untuk setiap pemilik website, memperhatikan kecepatan website sangat penting. Kecepatan website bisa dilihat dari cepat atau lambat loading ketika membuka halaman. Saat website bisa membuka halaman dengan cepat, maka akan ada banyak orang yang senang berkunjung. Namun jika loadingnya lama dan tidak bisa dibuka, hal ini akan membuat pengguna internet memilih website lainnya. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab kecepatan website menjadi lambat. Diantaranya adalah terlalu banyak iklan yang dipasang, tema kompleks, install plugin yang banyak, dan menggunakan ukuran database besar.

Jika Anda ingin membuat website berjalan dengan cepat. Maka beberapa cara berikut ini bisa Anda lakukan.

  1. Optimasi Gambar

Adanya gambar di setiap postingan memang membuat jadi lebih menarik perhatian. Selain itu juga tidak membuat jenuh pengguna internet yang berkunjung untuk membaca informasi di salah satu halaman Anda. Sebenarnya tidak masalah jika Anda menggunggah gambar dalam jumlah banyak ke website. Namun bukan berarti tidak melakukan optimasi pada setiap gambar yang sudah dipunggah ini. Anda bisa menggunakan file jenis JPEG dan mengkompres gambar supaya ukurannya jadi kecil.

  1. Mengaktifkan Gzip Compression

Adalah cara mengkompres ukuran file di website. Termasuk CSS, HTML, JavaScript, dan XML. Dengan mengaktifkan akan membuat resource server yang dipakai otomatis jadi berkurang. Untuk mengaktifkan Gzip Compression ini bisa dengan dua cara, yakni dengan akses cPanel website dan akses file manager di cPanel.

  1. Membatasi Jumlah Postingan di Halaman

Ada baiknya untuk membatasi jumlah postingan pada halaman utama blog. Apabila ada banyak postingan di halaman utama, hal ini akan membuat loading website menjadi lambat. Jadi jika Anda memiliki website berbasis website. Maka bisa mengubah peraturannya.

  1. Aktifkan Caching

Caching merupakan proses penyimpanan data halaman website secara sementara pada browser. Jadi browser tidak harus berulang kali meminta data dari halaman yang sudah diakses. Kecuali cache di hapus. Hal ini akan membuat pemakaian recourse service jadi semakin sedikit dan kecepatan website menjadi optimal. Untuk mengaktifkan caching bisa menggunakan beberapa plugin. Salah satunya adalah LiteSpeed Cache.

  1. Menghapus Plugin yang Tidak Dipakai

Meskipun plugin bisa mempermudah menambahkan fitur di website dan bebas memakai berbagai macam plugin. Tetapi ada baiknya untuk menghapus beberapa plugin yang tidak dipakai. Dengan begitu kecepatan website bisa menjadi lebih optimal dan tidak loading lambat tentunya.

  1. Memakai Embed untuk Video

Apabila Anda ingin meng-upload sebuah video ke dalam postingan, ada baiknya menggunakan embed saja. Embedding video merupakan cara menampilkan video tanpa mengunggah di website. Jadi bisa menggunakan platform video lain, misalnya YouTube. Dibandingkan menyimpan di server website, menggunakan embed menjadi cara praktis dan tidak membebani bandwitch.

  1. Gunakan CDN

CDN atau content delivery network merupakan jaringan server yang letaknya di berbagai negara. Fungsinya adalah mengirimkan konten di website ke browser pengunjung dari berbagai server terdekat. Dengan menggunakan CDN ini maka beban server website akan jadi berkurang dan loading jadi lebih cepat. Selain itu CDN ii juga berguna bagi pengunjung jika berasal dari berbagai negara.

  1. Selalu Update WordPress

Cara lain yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kecepatan loading website adalah update versi WordPress. Setiap update CMS akan memberikan perbaikan pada performa. Oleh sebab itulah, cara ini bisa mempercepat loading website.

Nah itulah beberapa cara yang bisa dipakai untuk mempercepat loading website. Jangan ragu untuk menerapkan sendiri ya.

About the Author

You may also like these

No Related Post